apa pendapat anda mengenai website baru Stella Maris ?
Baik
Cukup
Buruk
  

Senior High School

Our Curriculum


UNIQUENESS

Majors Separation: Different from other national schools, subject direction (Science/IPA and Social Studies/IPS) at Stella Maris is made at the second semester of Grade 10.

Penjurusan: Tidak seperti sekolah nasional pada umumnya, penjurusan IPA dan IPS di Stella Maris dilakukan sejak Grade 10 Semester II. Ini dilakukan agar siswa lebih cepat fokus ke jurusan yang diminatinya. Di sisi lain, jangka waktu satu semester sudah cukup bagi guru untuk melihat kemampuan siswa guna membimbing mereka ke jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.

Blocking System: To deal with certain subject which are only 1 hour a week, such as History, Geography, Sociology, & Citizenship, Stella Maris applies blocking system in which material content for two semesters is taught in one semester with two hours in a week.

Sistem Blok: Untuk menyiasati muatan kurikulum untuk mata pelajaran Sejarah, Geografi, Sosiologi, & Kewarganegaraan yang hanya 1 jam pelajaran seminggu, Stella Maris menerapkan sistem blok yang mana muatan materia mata pelajaran yang seyogyanya dua semester dipadatkan menjadi satu semester dengan jumlah jam pelajaran 2 jam seminggu.

Point System: Discipline is a huge and the most challenging issue at senior high level. We apply point system to uphold discipline among our students.

Sistem Point: Kedisiplinan merupakan hal yang paling menantang di jenjang SMA. Salah satu strategi yang dipergunakan adalah penggunaan sistem point untuk program kedisiplinan.


CURRICULUM & TEACHING METHOD

For Grade 12, Stella Maris still applies 2004 Competency-Based Curriculum while for Grade 10-11 is 2006 KTSP. By applying those curriculum, our students are the center and subject of learning process while the teachers are only facilitators and motivator as the focus is on developing individual competence.

Kurikulum untuk Grade 12 adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) tahun 2004 sedangkan untuk Grade 10 & 11 menggunakan KTSP tahun 2006. Dengan kurikulum tersebut, SMP menempatkan siswa sebagi subyek pembelajaran sedangkan guru menjadi fasilitator dan motivator karena fokus pembelajaran adalah pengembangan kompetensi individual siswa.

Measurement is made through portfolio system that includes cognitive, psycho-motor and affective aspect of each student.

Penilaian dilakukan dengan sistem portofolio yang meliputi aspek kognitif, psikomotorik dan afektif masing-masing siswa.

The learning process is quite often being conducted at the Laboratory, LMC, and Multimedia Room.

Proses belajar mengajar menggunakan dan dapat berlangsung di Laboratorium, Perpustakaan, & Ruang Multimedia.

Active Learning Method provides the students with a an opportunity to be an active learner while Joyful Learning Method helps the students to study more easily and joyously.

Metode Joyful Learning membantu siswa untuk lebih mudah dan lebih enjoy dalam belajar.


SUBJECT

Religiosity

Civics Study

Bahasa Indonesia

English

History

Geography

Sociology

Economics

Accounting

Math

Biology

Physics

Chemistry

Physical Education

Cultural Arts

Computer / IT

Mandarin

Counseling

Research

Business Project

Science Project

Morning Assembly

Guardianship


EXTRACURRICULAR

Basketball

Futsal ( Mini Futsal )

Japanese

Scientific Work

Dancing

English Club

Computer

Band